Showing posts with label Islami. Show all posts
Showing posts with label Islami. Show all posts

4 Tanda-Tanda Roh Orang Yg Sudah Meninggal Ada Di Dekatmu


Keberadaan makhluk gaib yang menghuni sebuah tempat sering kali dikaitkan dengan kejadian kelam yang terjadi di tempat tersebut. Sebut saja beberapa sudut bangunan di Lawang Sewu semarang atau pun Gua Jepang di Situbondo yang terkenal akan keangkerannya.

Kisah-kisah mistis di sebuah tempat angker memang tidak dapat dibantah, namun yang menjadi pertanyaan adalah apakah benar jika roh orang yang sudah meninggal dapat berada di tempat kematiannya apalagi dalam waktu yang lama? Dalam Agama Islam sebenarnya membantah hal tersebut dan jika pun ada baik itu menyerupai atau dalam wujud yang lain maka itu adalah perwujudan dari jin. Namun menurut beberapa orang termasuk mereka yang memiliki kemampuan supranatural, ada kalanya roh orang meninggal sesekali hadir di sekitar keluarga atau orang-orang terdekatnya. Bahkan konon keberadaan roh mereka memunculkan beberapa tanda tertentu. Seperti apa tanda roh orang meninggal ada di dekat Anda?

1. Muncul di Dalam Mimpi Anda
Menurut sejumlah kalangan, roh orang yang sedang tidur dan roh orang yang meninggal sebenarnya berada di alam yang sama. Hanya saja mereka yang telah meninggal akan tertahan selamanya di alam itu sedangkan mereka yang tidur akan dikembalikan lagi ke jasadnya. Hal tersebutlah yang dapat menunjukkan jika roh orang meninggal bisa saja dipertemukan dengan mereka yang masih hidup di dalam mimpi karena disaat yang sama keduanya berada di alam yang sama.

2. Benda Menghilang dengan Misterius
Apakah Anda pernah kehilangan benda dengan misterius dan tiba-tiba tanpa ada tanda-tanda yang jelas benda tersebut ada ditempat semula? Menurut beberapa pakar supranatural memang kadang benda bisa “diambil” oleh makhluk-makhluk mistis tapi pada akhirnya beda tersebut akan dikembalikan ke tempatnya semula atau di tempat yang berbeda. Hal tersebut juga menjadi tanda jika ada roh yang mencoba untuk berinteraksi dengan Anda.

3. Anda Mencium Baunya
Secara alami kondisi disekitar kita memang memiliki kemampuan untuk merekam sesuatu, baik itu berupa suara atau bau tertentu. Hanya saja kemunculannya membutuhkan sebuah dorongan energi yang besar. Nah, apakah Anda pernah mengalami suatu momen dimana Anda mencium bau dari wangi parfum, makanan atau minuman favorit orang terdekat Anda yang telah meninggal? Hal tersebut diyakini sebagai tanda roh orang meninggal sedang berada di dekat Anda, mereka ingin menghibur atau melihat keberadaan orang terdekatnya.

4. Sosoknya Sangat Terasa
Secara pribadi jujur saya pernah merasakan sentuhan yang aneh dari seseorang yang sangat dekat dengan saya. Kala itu tepat di hari ke 30 setelah kematiannya, disaat sedang berbaring di kamar saya seperti berada di dekat dia. Keberadaannya bagi saya sangat nyata seperti saat Anda sedang menutup mata dan ada orang yang berjalan atau duduk di dekat Anda. Bahkan kala itu, saya sempat merasakan sentuhan hangat dari tangan dan jari-jarinya kala membelai kepala saya. Tapi anehnya kala itu saya tidak merasa takut sama sekali.

Entah benar atau tidak salah satu pakar supranatural mengatakan jika dalam kurun waktu tertentu setelah kematiannya roh orang meninggal memang kadang ada di sekitar orang terdekatnya bahkan ia akan mengunjungi orang-orang yang ia sayangi semasa hidupnya.

Hubungan Ruh dengan orang yang hidup ada tiga:

= > Pertama, pertemuan ruh orang yang telah meninggal dengan ruh orang yang masih hidup di alam mimpi

Para ulama menegaskan bahwa hal ini bisa terjadi. Ruh orang yang telah meninggal bisa berjumpa dengan ruh orang yang masih hidup dalam mimpi.

Berikut beberapa keterangan mereka,

1. Tafsir firman Allah di surat Az-Zumar ayat 42.




sumber  : forum merdeka

Bagaimana Cara Berhijab: Allah Perintahkan Muslimah Untuk BerHijab Itu Setelah Baligh, Bukan Setelah Baik



Nggak ada ceritanya, Allah memerintahkan berhijab setelah hati dan perilaku jadi baik, justru dengan adanya berhijab, Allah ingin memperbaiki sekaligus menjaga hamba-hambaNya jadi nggak ada alasan "memperbaiki hati dulu baru nanti berhijab"

Ya memang, berhijab harus ada kemantapan hati,tapi jika perintah itu turun langsung dari Allah yang maha menguasai segalanya, pantaskah kita tolak?

Kebanyakan kita menuruti nafsu dan bisikan2 syaiton..
"Eh nanti dulu deh, aku kan masih sekolah. Ngga mungkin pakai kerudung gede banget, atau nanti dululah belum siap, takut ngga bisa istiqomah"

Dear, perlu adanya pemaksaan dari diri sendiri walaupun hati belum yakin mampu mempertahankan, karena hanyalah Allah yang berkuasa membolak balikkan hati

Beberapa ayat Al-Qur’an tentang perintah berjilbab (menutup aurat) adalah sbb:

QS. Al-A’raf: 26, “Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk indah untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.”

QS. Al-Ahzab: 59, “Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istri, anak-anak perempuan dan istri-istri orang Mukmin, ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali, oleh sebab itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha Penyayang.”

QS. AL-Ahzab: 33, “Dan hendaklah engkau tetap di rumahmu dan janganlah berhias serta bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah dulu.”

QS. An-Nuur: 31, “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau Saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”

Bagaimana Berdoa Yang Baik: Inilah Doa Ketika Suami Bekerja Agar Selalu Dilindungi Allah....


Hendaknya suami istri membaca doa ketika hendak pergi sebagaimana dijelaskan dalam riwayat dari Abu Hurairah Ra., dari Rasulullah Saw. bersabda: "Barangsiapa hendak bepergian, maka hendaklah ia berdoa (dengan doa diatas) untuk orang yang ditinggalkannya."

Insya Allah dengan demikian, maka keluarga yang sedang ditinggalkan senantiasa dalam keadaan baik dan kita sendiri yang sedang keluar untuk kebutuhan tertentu berjalan lancar.

Doa Suami Istri Ketika Hendak Pergi:

Astaudi' ukumullaahalal ladzii laa tadhii'u wa daai' uhu.
Artinya : "Aku titipkan kalian kepada Allah dimana titipan yang ada pada-Nya tidak akan tersia-siakan." (HR. Ahmad, Ibnu Majah, dan Ibnu Sunni).

Doa Istri Ketika Suami Hendak Pergi



Zawwadakallaahut taqwaa wa ghafara dzanbaka wa yassara lakal khaira haitsumaa kunta.
Artinya : "Semoga Allah membekali takwa dan mengampuni dosa-dosamu serta memudahkan kebaikan bagimu dimana pun kamu berada." (HR. Tirmidzi).

Salah satu kewajiban suami adalah memenuhi keluarganya, dan untuk itu ia sering kali harus pergi keluar rumah, baik ketempat kerja, berdakwah, mencari ilmu, atau bahkan merantau. Agar dalam kepergian suami senantiasa dalam lindungan Allah Swt., mendapatkan kemudahan dalam urusannya, dan diberikan keselamatan dan ketenangan, dan lebih utamanya lagi adalah agar suami senantiasa istiqamah dijalan Allah, tidak mudah terpedaya oleh bisikan dan rayuan setan, maka hendaklah istri mendoakan suaminya ketika suami hendak pergi dengan doa diatas.

Semoga bermanfaat..

Kewajiban paling besar dari seorang suami terhadap istrinya adalah menjaga istrinya agar selamat dari api neraka. Berikut ini ayat Al Quran terkait dan beberapa penjelasan dari hadis yang terkait.

Allah Taala berfirman yang bermaksud:
‘Hai orang-orang yang beriman! Jagalah dirimu dan ahli keluargamu dari api Neraka.” (At Tahrim : 6)

Allah Taala berfirman yang bermaksud:
“Perintahkanlah keluargamu agar melakukan sholat.” (Thaha:132)

Berikut ini beberapa hadis yang menyatakan kewajiban suami menjaga istrinya:

  1. Dari Ibnu Umar dari Nabi SAW bahwa baginda bersabda: ‘Tiap-tiap kamu adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas yang dipimpinnya. Seorang imam yang memimpin manusia adalah pemimpin dan ia bertanggung jawab atas rakyatnya. Seorang suami adalah pemimpin dalam mengurusi ahli keluarganya. Ia bertanggung jawab atas yang dipimpinnya. Seorang isteri adalah pemimpin dalam rumah tangganya dan bertanggung jawab alas keluarganya. Seorang hamba adalah pemimpin dalam mengurus harta tuannya, ia bertanggung jawab atas peliharaannya. Seorang laki-laki itu adalah pemimpin dalam mengurusi harta ayahnya, ia bertanggung jawab atas peliharaannya. Jadi setiap kamu sekalian adalah pemimpin dan setiap kamu harus bertanggung jawab alas yang dipimpinnya.” (Muttafaq ‘alaih )
  2. Nabi SAW bersabda yang bermaksud: “Takutlah kepada Allah dalam memimpin isteri-istrimu , karena sesungguhnya mereka adalah amanah yang berada disampingmu, barangsiapa tidak memerintahkan sholat kepada isterinya dan tidak mengajarkan agama kepadanya, maka ia telah berkhianat kepada Allah dan Rasul-Nya.“
  3. Diceritakan dan Nabi SAW bahwa baginda bersabda yang bermaksud: “Tidak ada seseorang yang menjumpai Allah swt dengan membawa dosa yang lebih besar daripada seorang suami yang tidak sanggup mendidik keluarganya.”
  4. Rasulullah S.A.W bersabda, yang artinya: “Pertama kali perkara yang dipertanggungjawabkan kepada seseorang di hari kiamat adalah keluarganya (yakni isteri) dan anak-anaknya. Mereka berkata, wahai Tuhan kami, ambillah hak-hak kami (tanggung jawab) kami dari orang ini, karena sesungguhnya dia tidak mengajarkan kepada kami tentang urusan agama kami. Ia memberi makan kepada kami berupa makanan dari hasil yang haram, dan kami tidak mengetahui. Maka orang itu dihantam (disiksa) lantaran mencari barang yang haram, sehingga terkelupas dagingnya, kemudian dibawa ke neraka. (Al Hadits).

Keistimewaan Al-Quran Sebagai Panduan Hidup



Anda semua tentu sudah mendengar berita tentang salah satu pejabat penting di Jakarta yang membawa surat Al Maidah : 51 dalam pidatonya, bukan? Ya, lantaran kata-kata kasar tersebut, alhamdulillah akhirnya umat islam mulai mencair dan menyatu serta melebur bersama. Para dai, para ulama, pimpinan organisasi ini itu, kelompok tertentu mulai tidak peduli dengan bendera mereka masing-masing, semuanya tumpah ruah di jalanan ibu kota Jakarta. Mereka tak lagi peduli apapun, yang jelas mereka bersatu menyuarakan kebenaran, membela Al Haq, memuliakan Kitabullah, dan membela kehormatan para Ulama. Masya Allah.. betapa selama ini, umat islam sangat susah disatukan hanya karena perbedaan prinsip atau apalah, namun karena masalah satu surat dalam Al Quran ini, Allah mempersatukan semuanya. Alhamdulillah..  

Jangan Membenci Sesuatu berlebihan
Benci, kesal, dan marah sudah pasti ada dalam hati Umat Islam karena ulah sang Pejabat tersebut, namun kita tetaplah harus bersyukur dan berterima kasih atas kejadian ini, kenapa?

“Bisa jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan bisa jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”(QS. Al Baqarah: 216)

Kita membenci cara Bapak pejabat yang memelintir ayat Al Quran, namun ternyata itu merupakan cara Allah Subhanallahu Wa taala untuk menyatukan umat islam. Allahu Akbar.. Inilah salah satu keajaiban dari Al Quran, bahwa hanya lantaran 1 ayat yang mungkin akan dipelintir maknanya, maka Allah justru memberikan pemahaman pada hati seluruh umat islam di Indonesia. Kenyataan ini membuat kita semakin yakin bahwa kalamullah yang diturunkan kepada Rasul kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ini akan tetap terjaga sampai kapanpun.

Pahami Keistimewaan Al Quran Yuk...

Jika selama ini Anda hanya menyimpan Al Quran dalam lemari atau rak buku, yuk mulai akrabkan dirimu dengan Al Quran. Baca, pelajari maknanya, hafalkan dan terapkan isinya karena Al Quran adalah pedoman hidup kita, penolong kita dan yang akan memberikan syafaat bagi kita di akhirat. Agar kita semakin mantab lagi, simak beberapa keistimewaan Al Quran, berikut ini :

1.    Membacanya bernilai Ibadah
Barangsiapa yang membaca satu huruf dari al-Qur’an maka baginya satu kebaikan dan setiap kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat. Saya tidak mengatakan الــم ialah satu huruf, akan tetapi ا satu huruf, ل satu huruf dan م satu huruf. [HR. Bukhari].

2.    Merupakan salah satu syarat sahnya shalat
Tidak akan sah shalat seseorang kecuali dengan membaca sebagian ayat al-Qur’an (yaitu surat Al-Fatihah-Red). Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
 “Tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca surat al-Fatihah”. [HR. Bukhari-Muslim]

3.    Al-Qur’an akan terpelihara dari tahrif (perubahan) dan tabdil (penggantian)
"Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan al-Qur’an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya”. [al-Hijr:9]

4.     Al-Qur’an terjaga dari pertentangan/kontrakdiksi 
“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Alquran? Kalau kiranya Alquran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapatkan pertentangan yang banyak di dalamnya”. [an-Nisa’: 82]

5.    Al-Qur’an mudah dihafalkan
 “Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan al-Qur’an untuk pelajaran”. [al-Qamar: 32]

6.    Al-Qur’an merupakan mu’jizat yang tidak ada tandingannya
“Atau (patutkah) mereka mengatakan: “Muhammad membuat-buatnya”. Katakanlah: “(Kalau benar yang kamu katakan itu), maka cobalah datangkan sebuah surat seumpamanya … “. [Yunus: 38]

7.    Membaca Al-Qur’an mendatangkan ketenangan dan rahmat
“Tidaklah berkumpul suatu kaum dalam suatu majlis kecuali turun pada mereka ketenangan dan diliputi oleh rahmat dan dikerumuni oleh malaikat dan Allah akan menyebutkan mereka di hadapan para malaikatnya”. [HR. Muslim].

8.    Al-Qur’an sebagai obat penawar penyakit
“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Rabbmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman”. [Yunus :57]

9.    Al-Qur’an akan memintakan syafa’at kepada Allah
"Bacalah al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan datang di hari kiamat memohonkan syafa’at bagi orang yang membacanya (di dunia)”. [HR. Muslim].

10.    Al-Qur’an sebagai hakim atas kitab-kitab sebelumnya
“Dan Kami telah turunkan kepadamu Alquran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu”. [al-Maidah: 48]

11.    Apa yang disampaikan Al-Qur’an pasti benar dan hukumnya adil
“Telah sempurnalah kalimat Rabbmu (al-Qur’an), sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merobah-robah kalimat-kalimat-Nya” [al-An-‘aam: 115].

12.    Di dalam al-Qur’an terdapat kisah-kisah yang nyata dan bukan hayalan semata
 “Sesungguhnya ini adalah kisah yang benar”. [ali-Imran: 62]

13.    Al-Qur’an memberikan tuntunan tentang semua kebutuhan hidup manusia
 “Tiadalah Kami lupakan sesuatu apapun di dalam Al-Kitab”. [al-An’aam: 38]

Selain keistimewaan yang disebutkan diatas, masih banyak keistimewaan lainnya dari Al Quran yang mungkin belum kita sebutkan disini. Semoga kita dan keluarga tercinta menjadi orang-orang yang Allah Subhanallahu Wa taala anugerahkan pemahaman dan rasa cinta yang luar biasa pada Al Quran. Amiin Ya Rabb…

TUJUH DOSA: Tujuh Dosa Besar Yang Wajib Kita Hindari



Ada 7 dosa yang ternyata tidak terampuni sekalipun kita sudah bertaubat kepada Allah, jadi janganlah sekali-kali melakukan hal-hal dosa di bawah ini supaya kita tidak dibenci Allah dan justru bisa mendapatkan nikmat-Nya yang berlimpah. Allah SWT memang penuh ampunan, namun jika dosa-dosa seperti di bawah ini yang dilakukan oleh para umat-Nya, maka tidak ada kesempatan lagi. Lihat di sini apa saja dosa-dosa tersebut.

1. Melakukan Pembunuhan atas Para Nabi utusan Allah SWT
Siapapun yang membunuh para Nabi yang menjadi utusan Allah tidak akan diberi ampunan tapi justru hendak dihukum bunuh juga dan kembali lagi kepada keputusan Allah, azab seperti apa yang akan cocok untuk diberikan kepada mereka. Ada utusan-utusan dari Rasulullah SAW yang memang sengaja disuruh untuk membunuh mereka yang mengejek dan juga menghina Allah dan Rasul-rasul-Nya pada waktu penubuhan Negara Islam Madinah.

2. Melakukan Sihir
Perbuatan syirik tidak akan diterima taubatnya dihadapan Allah SWT, jadi bagi mereka yang mengamalkan sihir dan menjadi penyihir, tidak akan mendapat tempat di sisi Allah. Melakukan sihir merupakan salah satu dari 6 dosa tak diampunkan walaupun taubat karena taubatnya pun akan dianggap tidak layak oleh Allah SWT. Taubat tidak dianggap, maka orang tersebut bisa mengucapkan kembali kalimat Syahadat dan ia wajib untuk menyerah kepada kerajaan Islam untuk dihukum sesuai dengan hukum yang sewajarnya.

3. Mengambil Harta Anak Yatim secara Haram
Untuk dosa satu ini, orang yang telah memakan harta anak yatim kudu membayar kembali segala harta yang sudah dimakannya. Kalau ia sudah menggunakan harta yang bukan miliknya itu, maka harta tersebut wajib dikembalikan kepada yang berhak dan memohon maaf kepada para anak yatim. Inilah salah satu dosa tak diampun walaupun taubat, dan ia baru boleh bertaubat kepada Allah jika perbuatannya sudah dimaafkan oleh anak yatim tersebut. Bila seandainya anak yatim tidak memberikan maaf, maka sama saja dia mau bertaubat kepada Allah SWT berapa kalipun dosanya tidak akan dihapus.

4. Bersyirik atau Kedudukan Allah Disamakan dengan Makhluk
Dosa syirik tentu tidak dapat ditoleransi karena Allah SWT telah disamakan atau diduakan dengan selainnya, entah itu melalui perbuatan yang disadar atau tidak, melalui percakapan atau melalui niat, dosa ini tidak bisa dihapus hanya dengan bertaubat. Kalimat Syahadat wajib diucapkannya kembali dan hukuman hudud perlu dilaksanakan oleh pemerintah Islam barulah amal ibadah orang tersebut akan diterima kembali oleh Allah SWT. Ini karena Allah telah diduakan.

5. Lari atau Tidak Ikut Serta dalam Jihad
Apa lagi dari 6 dosa yang tidak diampun Allah? Jihad adalah di mana kalimah Allah SWT tengah diperjuangkan dan bagi yang lari dari medan ini, tidak ada kelayakan untuknya masuk syurga. Bahkan saat terjadi hal ini, Rasulullah SAW harus mendapatkan arahan Allah SWT lebih dulu untuk memberi maaf ke orang yang sudah lari dari medan jihad tersebut.

6. Memberi Tuduhan Pezina terhadap Wanita Sholeha
Menuduh wanita sholeha berzina tentu bukan hal yang baik dan hendaklah si penuduh meminta maaf kepada wanita tersebut dan apabila si wanita telah memberi maaf, maka bolehlah bertaubat kepada Allah karena dosanya sudah dihapuskan. Namun apabila wanita sholeha tidak memberi maaf, ia tidak boleh bertaubat kepada Allah SWT dan dosanya tidak akan dihapus. Maka dari itu, ini menjadi termasuk di dalam 6 dosa yang tidak diampun Allah SWT walaupun dengan taubat

7. Murtad
Seorang yang keluar dari agama islam dan berpindah kelain keyakinan baik disengaja maupun tidak, baik dengan suruhan orang lain maupun atas kemauan sendiri maka Allah SWT akan melaknat orang tersebut dan dosanya tidak akan terampuni dan diakherat kelak Allah akan memberikan tempat An-Naar-NYA. Naudzubillah min dzalik.

Masya Allah.. Video Ceramah DR. Zakir Naik Menjadi jalan Hidayah Rina Nose Berhijab



Artis Rina Nose menjelaskan secara detail tentang keputusanya untuk menutup aurat dengan hijab. Rina mengungkapkan bahwa salah satu jalan hidayah dirinya mengenakan hijab adalah setelah menonton video ceramah Doktor Zakir Naik.

Rina memutuskan mantab untuk berhijab pada ahad, 11 September 2016 atau sehari sebelum Idul Adha 1437 Hijriah. Sebenarnya keinginan untuk berhijab sudah

Keinginan untuk berhijab sudah datang dua atau tiga tahun lalu. Bahkan semenjak kuliah ada keinginan, tiba-tiba ada (keinginan), tiba-tiba nggak ada lagi. Jadi kalau ngomong soal hidayah, hidayah itu datang berkali-kali kepada diri Rina, hanya saja Rina mengaku menolak hidayah berhijab.

“Aku dengan arogannya menolak hidayah itu. Kembali ke diri sendiri. Sebetulnya aku sudah dipilih untuk mendapatkan hidayah tapi aku menolak itu” jelas Rina.

Rina kemudian mencari banyak pertanyaan-pertanyaan tentang hijab. Kenapa harus pakai hijab? Kenapa perempuan diwajibkan untuk berhijab?. Hingga akhirnya menonton video ceramah Doktor Zakir Naik tentang hijab.

“Aku mencari banyak pertanyaan-pertanyaan itu. Kenapa harus pakai hijab? Kenapa perempuan diwajibkan untuk berhijab? Aku cari-cari tahu, aku lihat-lihat video ceramah terutama dari Doktor Zakir Naik” ujar Rina seperti dilansir bersamadakwah.net, jum’at(16/9/2016).

Pada awalnya memutuskan berhijab, Rina sempat merasa ketakutan. Mau pakai hijab tapi Jakarta panas. Kembali Rina berpikir, kalau berpikiran seperti itu terus nggak akan pakai-pakai hijab.

Saat ini Rina bersyukur, karena aku merasa menjadi orang yang dipilih (Allah). “Baik banget lho Allah. Aku berpikir, oh ya ya, kemarin kemana aja?. Kalau pertolongan Allah datang tidak akan ada yang bisa menghalangi. Ya mungkin ini salah satu pertolongan Allah” ungkap Rina. [beritaislam24h.com / imi]

Hukum Wanita Yang Tidak Taat Pada Suami



Seorang wanita pernah menelepon ke acara 'Fatwa On Air' dan berkata: "Ustad yang saya hormati, saya ingin bertanya.. Mengapa Islam hanya mengikat kami kaum perempuan untuk taat kepada suami kami, dengan segala penghalalan dan pengharamannya. Sedangkan para suami tidak diikat dengan hukum apapun untuk mematuhi istrinya juga?"

Sebelum menjawab pertanyaan itu, Ustad tersebut bertanya: "Apakah kamu punya anak laki-laki?"

Wanita itu menjawab: "Tiga orang putra."

Lalu Ustad itu berkata: "Allah memerintahkanmu untuk patuh kepada SATU orang laki-laki, tapi di sisi lain Allah memerintahkan kepada TIGA orang laki-laki untuk patuh kepadamu, bahkan mereka tidak akan merasakan kenikmatan hidup di dalam surga kecuali jika mereka taat kepadamu dan memperlakukanmu dengan baik. Jadi siapa menurutmu yang lebih istimewa?" Wanita itu pun menjawab dengan rasa syukur: "Segala puji bagi Allah atas nikmat keislaman ini.."

Benarkah Setan Senang Bersembunyi di Hidung Manusia?



Ternyata ada satu bagian tubuh manusia yang paling disenangi setan sebagai tempat bersembunyi. Anggota tubuh yang dimaksud adalah hidung. Mengapa hidung?

Syekh Ibnu Muflih menjelaskan bahwa hidung tidak mempunyai fungsi riil untuk mengingat Allah atau beribadah kepada Allah SWT.

Beliau dan sebagian ulama menyebutkan, hidung sangat jauh dari nilai ibadah, sangat berbeda dengan mata, telinga, atau mulut seorang hamba yang bisa dijadikan sarana untuk senantiasa beribadah kepada Allah SWT.

Mata menjadi pintu untuk mengambil pelajaran dan pemahaman. Melalui pemahaman tersebut manusia menjadi berpikir lalu tergerak untuk senantiasa bersyukur dan memanfaatkan waktunya untuk selalu berzikir kepada Allah.

Telinga digunakan untuk beribadah kepada Allah, baik dengan mendengarkan pembacaan ayat suci Alquran, mendengarkan forum kajian, atau kalimat zikir sehingga bisa mendekatkan diri seorang hamba kepada Allah.

Maka, pantas saja bila Rasulullah SAW berpesan, "Apabila salah seorang di antara kamu bangun dari tidur. Hendaklah berwudhu dan menghirup air dengan hidung, lalu mengeluarkannya lagi, sebanyak tiga kali." (Dalam hadis yang diriwayatkan dari Abu Hurairah, karena setan senang bersembunyi dalam hidung manusia).

So, kudu diingat pesan Nabi SAW saat bangun tidur ini, Sob. Biar setan nggak bersarang dalam tubuh kita.

Allahu a'lam.



Sumber pelangimuslim.com

Kenapa Laki-laki Disiapkan Bidadari Sedangkan Wanita Tidak Disiapkan Bidadara?



Mengapa Allah menjanjikan bidadari kepada laki-laki di surga sedangkan wanita tidak disiapkan sebagaimana laki-laki (bidadara)?


Hikmah dari hal tersebut –wallahu a’lam- karena laki-laki adalah pemimpin bagi wanita. Jika laki-laki dijanjikan semisal ini maka mereka akan lebih semangat dan berupaya dalam mencari akhirat dan tidak adanya kecondongan terhadap dunia karena bisa menghalangi mereka dengan berlomba-lomba menuju kebaikan.

Wanita umumnya mengikuti laki-laki. Jika laki-laki (dijanjikan) diberikan bidadari di surga, bersamaan dengan itu, Allah juga menjanjikan bagi wanita yang beriman kebaikan yang besar dan kedudukan yang tinggi di surga (yaitu mereka jauh lebih cantik dari bidadari, sehingga terkadang bidadari tidak ditoleh oleh suaminya sedikitpun, pent). Bagi mereka pahala yang menjadikan mereka istri bagi suami mereka yang baik di surga (wanita di dunia akan mendapatkan suaminya di surga, menjadi suami-istri abadi, pent).

Di surga tidak ada gangguan, perselisihan dan bahaya sebagaimana yang terjadi pada para madu (istri-istri) di dunia. Bahkan mereka bersatu (hatinya) bersama suami mereka. Walaupun bersama suaminya 1000 wanita, maka tidak membahayakan, tidak membuat menyesal dan bersedih. Semuanya berada dalam kebaikan, kenikmatan, kenyamanan dan ketenangan. [1]

Catatan:

– Salah satu hikmahnya juga karena laki-laki bertugas mendidik wanita para istri mereka. Dan laki-laki akan diminta pertanggungjawaban terhadap istri mereka. Ketika si istri melakukan kemaksiatan, maka suami juga akan ditanya diakhirat, “Mengapa engkau biarkan istrimu bermaksiat? Mengapa tidak kau didik?” Dan umumnya wanita terkadang mengingkari kebaikan suami mereka (sebagaimana dalam hadits) dan bidadari adalah sebagai motivasi serta hiburan bagi para suami dan laki-laki (misalnya semangat berperang dalam jihad).

Oleh karena itu jika si istri membangkang dan sulit dididik, maka para suami memiliki hiburan berupa bidadari. Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

ﻻَ ﺗُﺆْﺫِﻱ ﺍﻣْﺮَﺃَﺓٌ ﺯَﻭْﺟَﻬَﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ؛ ﺇِﻻَّ‏‎ ‎ﻗَﺎﻟَﺖْ ﺯَﻭْﺟَﺘُﻪُ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺤُﻮْﺭِ ﺍﻟْﻌِﻴْﻦِ : ﻻَ ﺗُﺆْﺫِﻳْﻪِ‏‎ ‎ﻗَﺎﺗَﻠَﻚِ ﺍﻟﻠﻪُ ؛ ﻓَﺈِﻧَّﻤَﺎ ﻫُﻮَ ﻋِﻨْﺪَﻙِ ﺩَﺧِﻴْﻞٌ ﻳُﻮْﺷِﻚُ‏‎ ‎ﺃَﻥْ ﻳُﻔَﺎﺭِﻗَﻚِ ﺇِﻟَﻴْﻨَﺎ
“Tidaklah seorang wanita menyakiti suaminya di dunia kecuali istrinya di akhirat dari bidadari akan berkata, “Janganlah engkau mengganggunya, semoga Allah membinasakanmu. Sesungguhnya ia hanyalah tamu (sebentar) di sisimu, sebentar lagi ia akan meninggalkanmu menuju kami.” [2]

– Wanita juga mendapatkan kenikmatan laki-laki yang ganteng, tubuhnya atletis dan penampilan yang sangat menarik. Yaitu suami mereka di dunia (jika suaminya masuk surga). Para suami mereka akan diubah penampilannya menjadi sangat sempurna. Penduduk surga akan menyerupai bentuk bapak mereka nabi Adam ‘alahissalam. Dan Nabi Adam adalah manusia yang paling sempurna, paling ganteng dan paling sempurna penampilannya karena langsung diciptakan oleh tangan Allah Azza wa Jalla.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻓَﻜُﻞُّ ﻣَﻦْ ﻳَﺪْﺧُﻞُ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﻋَﻠَﻰ ﺻُﻮْﺭَﺓِ ﺁﺩَﻡَ
“Semua yang masuk surga seperti bentuknya Nabi Adam.“ [3]

Dalam riwayat yang lain,

ﺇِﻥَّ ﺃَﻭَّﻝَ ﺯُﻣْﺮَﺓٍ ﻳَﺪْﺧُﻠُﻮْﻥَ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﻋَﻠَﻰ ﺻُﻮْﺭَﺓِ‏‎ ‎ﺍﻟْﻘَﻤَﺮِ ﻟَﻴْﻠَﺔَ ﺍﻟْﺒَﺪْﺭِ ﺛُﻢَّ ﺍﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﻳَﻠُﻮْﻧَﻬُﻢْ ﻋَﻠَﻰ‎ ‎ﺃَﺷَﺪِّ ﻛَﻮْﻛَﺐٍ ﺩُﺭِّﻱٍّ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀِ ﺇِﺿَﺎﺀَﺓً ﻻَ‏‎ ‎ﻳَﺒُﻮْﻟُﻮْﻥَ ﻭَﻻَ ﻳَﺘَﻐَﻮَّﻃُﻮْﻥَ ﻭَﻻَ ﻳَﺘْﻔُﻠُﻮْﻥَ ﻭَﻻَ‏‎ ‎ﻳَﻤْﺘَﺨِﻄُﻮْﻥَ … ﻭَﺃَﺯْﻭَﺍﺟُﻬُﻢْ ﺍﻟْﺤُﻮْﺭُ ﺍﻟْﻌِﻴْﻦُ‏‎ ‎ﻋَﻠَﻰ ﺧُﻠُﻖِ ﺭَﺟُﻞٍ ﻭَﺍﺣِﺪٍ ﻋَﻠَﻰ ﺻُﻮْﺭَﺓِ ﺃَﺑِﻴْﻬِﻢْ‏‎ ‎ﺁﺩَﻡَ ﺳِﺘُّﻮْﻥَ ﺫِﺭَﺍﻋًﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀِ
“Sesungguhnya rombangan pertama yang masuk surga seperti rembulan yang bersinar di malam purnama, kemudian rombongan berikutnya seperti bintang yang paling terang di langit, mereka tidak buang air kecil, tidak buang air besar, tidak membuang ludah, tidak beringus….istri-istri mereka adalah para bidadari, mereka semua dalam satu perangai, rupa mereka semua seperti rupa ayah mereka Nabi Adam, yang tingginya 60 hasta menjulang ke langit.“ [4]

Sebagaimana laki-laki, wanita juga ingin mendapatkan pasangan yang paras dan penampilannya indah. Maka para wanita surga juga akan mendapatkan apa yang mereka inginkan di surga. Sebagaimana firman Allah,

ﻟَﻬُﻢْ ﻣَﺎ ﻳَﺸَﺎﺀُﻭﻥَ ﻋِﻨْﺪَ ﺭَﺑِّﻬِﻢْ ﺫَﻟِﻚَ ﺟَﺰَﺍﺀُ‏‎ ‎ﺍﻟْﻤُﺤْﺴِﻨِﻴﻦَ
“Mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki pada sisi Tuhan mereka. Demikianlah balasan orang-orang yang berbuat baik.” (Az-Zumar: 34)

ﻟَﻬُﻢْ ﻣَﺎ ﻳَﺸَﺎﺀُﻭﻥَ ﻓِﻴﻬَﺎ ﻭَﻟَﺪَﻳْﻨَﺎ ﻣَﺰِﻳﺪٌ
“Mereka di dalamnya memperoleh apa yang mereka kehendaki; dan pada sisi Kami ada tambahannya.” (Qaaf: 35)

– Jika ada yang bertanya: “Nanti kalau berubah wajahnya, istrinya tidak kenal?”

Jawabannya: Allah Maha Mampu, logikanya jika kita punya kenalan anak kecil (misalnya adik sepupu), parasnya kurang bagus, setelah bertahun-tahun tidak bertemu, kemudian kita bertemu sekarang dengan keadaan wajahnya yang ganteng. Tentu kita masih ingat si anak kecil tersebut sekarang sudah menjadi pemuda yang
gagah.

– Jika ada yang bertanya: “Bagaimana jika wanita yang tidak punya suami di dunia, atau tidak sempat menikah atau suaminya masuk neraka?”

Jawaban: Mereka akan dipasangkan dengan laki-laki di surga (misalnya laki-laki yang belum sempat menikah di dunia, jika mereka ridha). Karena tidak ada yang membujang di surga. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ﻭَﻣَﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﺃَﻋْﺰَﺏُ
“Tidak ada seorang yang membujang pun di surga.” [5]

– Tidak ada rasa cemburu dan sakit hati serta perselisihan bagi para istri (laki-laki yang memiliki lebih dari satu istri, maka di surga ia juga dipasangkan dengan istri-istrinya). Allah Ta’ala berfirman,

ﻭَﻧَﺰَﻋْﻨَﺎ ﻣَﺎ ﻓِﻲ ﺻُﺪُﻭﺭِﻫِﻢْ ﻣِﻦْ ﻏِﻞٍّ ﺇِﺧْﻮَﺍﻧًﺎ‎ ‎ﻋَﻠَﻰ ﺳُﺮُﺭٍ ﻣُﺘَﻘَﺎﺑِﻠِﻴﻦَ
“Dan Kami lenyapkan/hilangkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan.” (Al-Hijr: 47)

– Semua wanita dunia yang masuk surga lebih tinggi kedudukannya daripada bidadari, mereka lebih cantik. Bahkan jika amal mereka baik, maka kecantikan mereka mengalahkan bidadari. Bisa jadi para bidadari yang sedemikian cantiknya dalam gambaran Al-Quran dan Sunnah, mereka hanya sebutir pasir di pantai, para bidadari tidak lagi ditoleh sedikitpun oleh suami wanita tersebut disurga. Oleh karena itu para wanita bisa membuat cemburu bidadari di surga sesuai dengan amal dan kepatuhan mereka terhadap suami dalam perkara yang baik.

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

Penyusun: dr. Raehanul Bahraen

Catatan kaki:
[1] Fatwa syaikh Bin Baz rahimahullah. Sumber: http://www.binbaz.org.sa/mat/10391

[2] HR. At-Thirmidzi dan Ibnu Majah, dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam As-Shahihah no. 173.

[3] HR. Al-Bukhari no. 3326.

[4] HR. Al-Bukhari no. 3327.

[5] Lihat As-Shahihah no. 1736 dan 2006, Syaikh Al-Albani.

Sumber: http://muslimafiyah.com/mengapa-laki-laki-disiapkan-bidadari-sedangkan-wanita-tidak-disiapkan-bidadara.html

Hukum Menceritakan Hubungan Suami Istri Kepada Orang Lain

Pembicaraan atau perbincangan soal persenggamaan dengan suami atau istri tak jarang sering kita dengar. Perbincangan semacam itu bukan hanya terjadi di kantor, kadang secara tak sengaja kita mendengarkannya juga di jalan, tempat makan, hingga media sosial.

Hal ini dianggapnya biasa-biasa saja, bahkan mendatangkan kebanggaan tersendiri ketika dirinya dianggap hebat dalam urusan 'tempat tidur'.

Membicarakan atau menceritakan persengamaannya kepada orang lain pada dasarnya adalah haram. Para ulama mendasarkan keharaman hal tersebut dengan dua hadits berikut ini:

" Sesungguhnya orang yang paling buruk kedudukannya di hari kiamat di sisi Allah adalah laki-laki yang menyetubuhi istrinya kemudian ia menceritakan rahasia istrinya."  (HR. Muslim)

" Duduklah! Apakah seorang diantara kalian jika menjima’ istrinya di dalam sebuah kamar tertutup kemudian ia keluar lalu menceritakan: Aku telah berbuat dengan istriku begini dan aku telah berbuat dengan istriku begitu. Semua sahabat diam."

Kemudian beliau menghadap kepada jamaah perempuan dan bersabda;

" Adakah diantara kalian yang bercerita begitu? Seorang anak gadis Ka’ab lalu berdiri dan menoleh ke sana ke mari agar Rasulullah dapat melihat dan mendengarnya. Demi Allah, sesungguhnya kaum perempuan pun biasa bercerita begitu."

" Rasulullah kemudian bersabda;

" Adakah kalian tahu bagaimana perumpamaan orang yang berbuat demikian? Sesungguhnya orang yang berbuat demikian seperti setan laki-laki dan setan perempuan. Dia menjima’ teman perempuannya sambil disaksikan banyak orang di tempat terbuka." (HR. Ahmad)

Jadi jika ada suami atau istri menceritakan kepada orang lain tentang hubungan 1nt1mnya, dengan maksud membanggakan diri atau sekedar agar orang lain mengetahui, maka hukumnya adalah haram.

Sama halnya jika seorang suami atau istri menceritakan kepada orang lain tentang hubungan 1nt1mnya dengan maksud mengeluhkan pasangannya atau membuka aib, maka hal ini juga haram.

Namun, jika seorang suami atau istri menceritakan kelemahan/kekurangan suaminya kepada ahlinya (misalnya dokter spesialis, psikolog atau penyuluh) dengan maksud mendapatkan solusi dari masalah s3ksu*litas, alat reproduksi maupun penyakit yang berhubungan dengan s3ksu*litas, maka hal ini dibolehkan. Dengan syarat, semua tetap terjaga kerahasiaan agar orang lain tidak mengetahuinya.


sumber : dream.co.id